Ingin Mulai Investasi? Ini Cara Mudah Untuk Investor Pemula
Ingin Mulai Investasi? Ini Cara Mudah Untuk Investor Pemula

Ingin Mulai Investasi? Ini Cara Mudah Untuk Investor Pemula

Kata “investasi” sangat familiar belakangan ini, dengan semakin maraknya gerakan melek finansial dikalangan generasi milenial. Anda dapat dengan mudah menemukannya di iklan, di kelas bisnis selama sekolah, dan bahkan mendengarkan teman membicarakannya.

Tapi tahukah apa sih sebenernya yang dimaksud dengan investasi? Yuk, cari tau sebelum kamu mulai petualangan kamu di didunia investasi.

Menurut pakar manajemen bisnis dan keuangan Murdifin Haming dan Salim Basmalah, pengertian investasi adalah pengeluaran saat ini untuk pembelian real estate atau properti seperti tanah, rumah, mobil dan pembiayaan dalam rangka memperoleh pendapatan yang lebih banyak lagi di masa depan.

Ingin Mulai Investasi? Ini Cara Mudah Untuk Investor Pemula
Ingin Mulai Investasi? Ini Cara Mudah Untuk Investor Pemula

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pengertian investasi adalah suatu usaha penanaman modal yang dapat berupa uang atau sumber daya lainnya untuk memperoleh keuntungan di masa yang akan datang atau dengan berinvestasi. Investor (istilah dari orang yang berinvestasi) berharap dapat memperoleh keuntungan di masa depan dalam nilai tertentu dari investasi yang dilakukannya.

Apa Sih Bedanya Investasi Anda dengan Tabungan?

Meskipun keduanya berguna, mereka adalah dua hal yang berbeda.

Tabungan dalam konteks keuangan bertujuan untuk menjaga keamanan dana dan uang serta dapat digunakan untuk transaksi setiap saat. Sementara berinvestasi di berbagai aset investasi, seperti saham, obligasi, aset dan reksa dana, dengan harapan aset tersebut akan berfungsi dan memberikan pengembalian yang lebih tinggi untuk tujuan tertentu.

Dengan kata lain, nilai dana yang Anda investasikan dapat terus meningkat dari waktu ke waktu.

Mulai Dengan Menetapkan Tujuan investasi Anda

Jika mereka bertanya apa tujuan Anda berinvestasi dan Anda masih bingung, sebaiknya tentukan dulu tujuanmu. Karena itu akan membawa pada pilihan investasi yang tepat.

Misalnya nih, tujuan investasi Anda adalah mengumpulkan dana untuk sepuluh tahun ke depan untuk membangun rumah, jadi pilihlah investasi jangka menengah seperti saham dan real estat.

Sementara itu, jika tujuan investasi Anda adalah untuk memenuhi gaya hidup seperti membeli smartphone baru, jalan-jalan atau berbelanja, Anda bisa mencoba berinvestasi di reksa dana bersama.

Kembangkan Strategi Investasi

Biasanya investor pemula dengan profil yang cukup agresif atau cenderung ingin mendapatkan keuntungan besar dalam waktu singkat. Hal ini menyebabkan mereka biasanya memilih instrumen investasi yang berisiko tinggi, meskipun mereka tidak sepenuhnya memahami instrumen tersebut, termasuk transaksi valuta asing (valas) dan saham sehingga dana yang diinvestasikan habis atau hilang.

Oleh karena itu, disarankan untuk mengalokasikan dana Anda ke investasi berisiko rendah yang menawarkan keunggulan kompetitif, seperti reksa dana teman-teman.

Satu hal lagi, mulailah dengan diversifikasi dengan menempatkan investasi kita pada instrumen investasi yang berbeda. Misalnya, selain reksa dana, Anda juga berinvestasi pada emas, obligasi, dan deposito.

Tujuan dari strategi ini adalah untuk meminimalkan risiko kerugian. Tetapi jika Anda masih pemula, sebaiknya mulai dengan satu sambil mempelajari karakter investasi lainnya.

Jika Anda sudah merencanakan investasi, lakukan sekarang. Jangan tunda-tunda agar tidak menyesal di kemudian hari. Apalagi berinvestasi kini sangat mudah karena bisa dilakukan melalui aplikasi smartphone. Yuk, mulai belajarnya sekarang!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *